Wawancara
Terhadap Pedagang Bakso
Pada tanggal
05 november 2015 , saya melakukan wawancara terhadap pedagang bakso yang berada
di dekat
rumah. Pedagang bakso tersebut berjualan demi mendapatkan uang yang digunakan untuk keperluan hidupnya.
Keterangan
A= Pewawancara (saya)
B= Narasumber (pedagang bakso)
1. A.
Apakah Bapak sudah lama berjualan bakso?
B. Ya, sudah lama
2. A.
Kira-kira sudah berapa lama bapak berjualan?
B. Sekitar 7
tahun dek
3. A. Apakah dari awal bapak berjualan, langsung membuka warung dirumah?
B. Tidak,
awalnya hanya berjualan dengan gerobak
4. A.
Mengapa bapak beralih dari gerobak menjadi membuka warung dirumah?
B. Karena
jika jualan keliling keuntungannya tidak besar dan jualanya cuma 1 macam saja
5. A. Apa saja yang bapak jual
sekarang?
B. bakso,
mie ayam, dan soto
6. A. Berapa modal yang harus dikeluarkan dalam sehari?
B. Sekitar Rp
500.000,00
8. A. Siapa yang membantu bapak dalam berjualan?
B. satu
keluarga yang di rumah
9. A.
Saat bapak masih berjualan menggunakan gerobak, dimana saja rute
berjualannya?
B. di sekitar
komplek dan pasar
10. A.
Bagaimana cara bapak menghadapi jika pelanggan sedang rame-ramenya?
B. ya mesti
sabar dek
11. A. Bagaimana bila
pelanggannya ingin cepat-cepat dilayani?
B. Ya harus
disuruh menunggu dan sabar
12. A.
Apakah kami boleh mengetahui resep membuat bakso ?
B. Boleh,
tidak ada yang special hanya bawang, kemiri, bawang putih, merica, dan
lain-lain
13. A.
Berapa harga yang pakde tetapkan dalam 1 porsi?
B. Rp 7.000,00
14. A.
Dari Jam berapa pakde membuka warung ?
B. Dari jam
3 sore sampai 9 malam
15. A.
Berapa keuntungan yang bapak peroleh selama satu hari
B. ya
sekitar Rp. 500,000 sampai Rp. 700,000
16. A.
Yauda pak makasih atas waktunya, semoga daganganya laku terus
B. iya dek
sama sama
17. A. Assalamualaikum
B. Waalaikumsalam